Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2005

Satu Keluarga Di Garut Deklarasikan Sensen Yaitu Nabi, Mulai Dari Sholat Menghadap Ke Timur Sampai Ubah Kalimat Syahadat

Gambar
AntariMedia.com - Lama tak terdengar kabarnya, nama Sensen Komara kembali lagi menjadi topik pembicaraan terhangat di Kabupaten Garut. Ia kembali diperbincangkan masyarakat garut karena pedoman atau aliran yang menganggap dirinya sebagai nabi muncul kembali. Munculnya pedoman Sensen diketahui pasca satu keluarga wilayah Kecamatan Caringin berikrar bahwa dirinya sebagai pengikutnya. Selain satu keluarga itu, diduga masih ada lagi warga yang ikut dengan dengan pedoman Sensen. Ketua MUI Kecamatan Caringin Ahmad Nurjaman, mengungkapkan awal mula munculnya penganut aliran Sensen di wilayahnya. Dimulai pada Agustus lalu, pihaknya dan juga Muspika Caringin telah mendapat surat yang ditulis oleh  Hamdani, seorang warga Caringin. Dan tak diduga-duga, isi suratnya sangatlah mengejutkan, alasannya ialah isinya ialah meminta ijin untuk melaksanakan Sholat menghadap ke timur serta ditambah pula kalimat Syahadat yang telah berubah "Ashadu Anla Ilaha Illaloh Wa Ashadu Anna Bap...

Kamu Tak Beruntung Alasannya Ialah 10 Fakta Ini

Gambar
Bila teman seringkali mencicipi perasaan sebagai yang tak beruntung, yang sebetulnya bisa jadi rasa yang sebagian besar itu semua Sobat sendirilah yang menciptakannya. Coba amati 10 hal pemicu sial berikut ini, bila ternyata Anda  telah berbuat kesalahan-kesalahan berikut ini, maka sudah sepatutnya anda butuh merubah pandangan dan fatwa Anda. 1. Tidak mempunyai Selera Humor Bila Anda tipe orang yang menanggapi segala hal secara serius, maka Anda masuk daftar pertama ini. Mulailah mencar ilmu tertawa. Tawa ialah obat paling ampuh dalam segala hal. Jika Anda tak sanggup mengakibatkan permasalahan yang Anda hadapi sebagai lelucon, malah sebaliknya mengeluh panjang lebar wacana problem tersebut, bisa jadi problem ini bergotong-royong tak seburuk yang Anda pikirkan. Sekali Anda buktikan, maka sepanjang hidup semua problem tak seburuk yang Anda kira. 2. Sering Menyalahkan Pihak Lain  Kenapa Anda begitu gampang patah? Bukan berarti menyampaikan orang l...

Belajar Di Luar Ruangan Bukan Duduk Perkara Dengan Nika Chair

Gambar
Tahun 1992 ketika gempa melanda (Maumere, Ende, dan sekitarnya) imbasnya sangat terasa pada acara belajar-mengajar di sekolah-sekolah yang bangunannya hancur menjadi butiran debu potongan-potongan kecil dan bahkan rata dengan tanah. Saya dan teman-teman tidak sanggup mencar ilmu di dalam kelas sebab kelasnya telah lenyap dalam hitungan detik pada siang hari 12 Desember 1992 itu. Untungnya sekolah kami dikelilingi oleh pohon-pohon rindang sehingga proses belajar-mengajar kemudian berlangsung di luar ruangan. Kami harus membawa tikar sebagai ganjal duduk, dan tentu saja harus menggunakan celana panjang (kemejanya tetap kemeja sekolah). Dulu aku juga pernah membawa dengklik (bangku plastik pendek). Baca Juga: Foto Kreatif Untuk Pos Blog   Proyektor Ini Tidak Butuh Layar atau Dinding   Mesin Cuci Portabel Ini Keren Banget Belajar di bawah ruangan tidak menyurutkan semangat aku dan teman-teman untuk menimba ilmu, akan tetapi angin sepoi-sepoi yang berhembu...