Postingan

Menampilkan postingan dengan label Inspirasi

Stik Keju Legendaris

Gambar
K ami menyebutnya mol-mie. Itu penggiling manual yang dapat kalian lihat di gerobak-gerobak dagangan gorengan pisang molen. Mol-mie itu lah yang telah usang menjadi andalan aku kalau ingin membikin stik keju. Stik keju saja kah? Tidak dooonk. Mol-mie itu juga kami pakai untuk menggiling bakal kulit pastel. Tergantung kebutuhan. Baca Juga: Manfaat Mengaktifkan Hotspot Pribadi Saking tuanya usia mol-mie itu, bab penahannya sudah longgar dan harus dialas memakai alas kertas (kertas yang dilipat). Belum perlu membeli yang gres alasannya tidak setiap hari membikin stik keju, dan laju roda-rodanya juga masih oke. Sabtu kemarin, sesudah pulang ke rumah dalam kondisi lelah bersama dinosaurus aku tetapkan untuk segera membikin stik keju alasannya Hari Raya Natal sudah di depan mata dan stik keju ini ialah pesanan Irma Pello, sobat aku yang sedang hamil muda. Andaikan Irma tidak dalam kondisi itu, sudah niscaya aku ... eh ... menolak ... tapi tidak yummy ... ya aku tetap terim...

Penjurian Lomba Sangkar Natal

Gambar
S abtu, bertepatan dengan Hari Ibu tanggal 22 Desember 2018, telah dilaksanakan penjurian Lomba Kandang Natal . Awalnya kami mengira jurinya yakni Oma Mia Gadi Djou dan anggota Arisan Widow-wati menyerupai Lomba Pohon Natal (tahun 2017) dimana kami keluar sebagai juaranya. Ternyata jurinya bapak-bapak. Haha. Mari yuk. Yuk mari. Baca Juga: Mengetik 10 Jari Itu Biasa Begitu melihat tim juri mendekati ruangan UPT Publikasi dan Humas, saya pribadi rapikan jilbab, bedakan, pasang bulu mata, tebalkan blush on *halaaaah*. Sebelum juri bertanya, saya pribadi menjelaskan perihal Kandang Natal ini. Selamat siang, Bapak ... *berdehem* Sesuai persyaratan lomba yaitu membikin Kandang Natal minimalis dan dari materi yang ada, maka kami berusaha untuk sanggup memenuhi persyaratan tersebut. Konsepnya minimalis ... *sambil mikir, benarkah ini minimalis?* Persyaratan yang kedua yaitu dari materi yang ada, maka kami membikin semua ini dari materi yang ada atau men...

Ngelawak Bersama Mamatua

Gambar
My Captain Congklak. S ejak Mamatua pensiun pada tahun 2000, lantas terjangkit tanda-tanda stroke pada Mei 2009, suasana di rumah kami yang berjulukan Pohon Tua menjadi jauh lebih ramai oleh celetukan kocak dan tawa. Mamatua, yang kadang aku panggil Amak , selalu punya cara untuk menarik hati siapapun yang tiba ke rumah kami. Tapi sebenarnya 'musuh' utama Mamatua yaitu sang ajudan setia dengan jam kerja Ten 2 Five yang kami panggil Mamasia (dulu kami memanggilnya Tantasia ) ... lawan abadi Mamatua dalam Internasional Congklak Tournament . Lawan abadi ini tak tergantikan meskipun kini di rumah tak hanya aku dan Mamatua saja, tetapi sudah ada Indra Pharmantara dan Thika Pharmantara. Baca Juga: Travel Writer Kalian niscaya kan bosan kalau aku menulis ihwal perjalanan panjang Mamatua ketika menjadi guru di sebuah kampung berlumpur sehingga kalau pergi mengajar menggunakan sandal jepit. Kalian juga niscaya bakal bosan membaca ihwal usaha Mamatua meningkatkan inte...

#Pdl Menulis Wacana Toleransi

Gambar
#PDL yaitu Pernah DiLakukan. Pos #PDL merupakan dongeng ringan perihal apa saja yang pernah saya lakukan selama ini. *** P rovinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi dengan nilai toleransi antar umat beragama yang tinggi. Mungkin ketika membaca ini jauh di dalam hati kalian berkata: bukan cuma di Provinsi NTT saja kaliiiikkkk. Berikanlah saya kesempatan untuk sombong banyak. Karena jikalau sombong sedikit kan nanggung. Dan t entu saja, Kabupaten Ende pun boleh ditulis sebagai kabupaten kiblat toleransi. Pernah, saya pernah menulis artikel opini yang dimuat di Rubrik Suara Uniflor pada harian lokal Flores Pos. Foto artikel tersebut dapat kalian lihat pada gambar berikut ini: Baca Juga: #PDL Wreath Buat Kado Natal Artikel opini tersebut membikin telepon genggam saya kebanjiran pesan singkat dari para pembaca Flores Pos sedaratan Flores dan sekitarnya. Karena ini opini pribadi, saya hanya dapat bilang terima kasih kepada para pengirim SMS, dan mengaja...

5 Ilham Sangkar Natal Diy

Gambar
H olaaa Kamis manis :) Senin kemarin aku ngepos soal Lomba Membikin Kandang Natal antar unit di Universitas Flores . Penilaian yang akan dilaksanakan Sabtu besok tentu membikin aku harus putar otak. Seperti apa modelnya, apa bahannya, bagaimana cara membikinnya. Tidak gampang memang. Apalagi ada kata 'minimalis' dalam persyaratan lomba.  Baca Juga: 5 Manfaat Tidak Menonton Televisi Gara-gara kata 'minimalis' ini, sangkar gede yang sudah dibikin harus aku rombak menjadi lebih mini, minimalis, tapi tetap manis, menyerupai Kamis. Ini sih penampakan yang sudah jadi: T api harus dirombak hehe. Karena kemarin aku cukup usang ngeronda di Youtube dan IG demi mencari warta pemanis untuk membikin sangkar Natal ini, maka hari ini aku pengen menulis perihal inspirasi membikin sangkar Natal yang Do It Yourself (DIY). Praktis dibikin dan hanya membutuhkan sedikit percikan kreativitas. Mari kita lihat, apa saja inspirasi itu? 1. Koran Kandan...

5 Manfaat Bernyanyi

Gambar
M atahari belum juga tampak namun sangkar ayam sudah gaduh seumpama backstage konser The Script. Setengah tahun sudah penghuni sangkar ayam memangkas waktu tidur Rumi. Kadang beliau dipaksa terjaga pukul 04.00 oleh latihan vokal ayam jantan akseptor Kukuruyuk Idol. Kadang, pukul 03.30 pun matanya wajib membuka tatkala mendengar kotekan lirih seekor ayam yang diduganya itu kotekan ayam betina muda bertubuh seksi yang teraniaya, ditindih penuh dendam oleh ayam betina uzur, jawaban perebutan cinta ayam jaman now .  Hidup Rumi menjadi lebih sulit semenjak Abra tetapkan untuk memelihara ayam kampung. Alih-alih halaman belakang, pria yang beliau panggil Baba itu justru menentukan bawah jendela kamarnya sebagai lokasi Perkandangan Ayam Permai. Siapa yang sanggup membantah keputusan Abra? Sejak Superman berguru terbang hingga Bumble Bee bercita rasa Ironman, belum ada seorang pun yang sanggup membantah apalagi mematahkan keputusan Abra, termasuk Nirba. Meminta derma kedua abang...