Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tekno

Mudahnya Memasang Indihome

Gambar
S elama ini aku sudah merasa sangat nyaman berinternet menggunakan paket data dari Telkomsel. Awalnya, tahun 2000, aku menggunakan Kartu Simpati Nusantara yang waktu itu dijual dengan sangat langsung alias masih menggunakan kotak hitam sama persis menyerupai gambar di bawah ini: Sumber gambar: Bukalapak . A dalah Kakak Toto Pharmantara (alm.) yang membelikannya untuk aku dan untuk dirinya (dua nomor terakhir kami pun kakak-adik). Harganya? Rp 250K! Mahalnya bikin ngeri hehe. Betapa bodohnya saya, alasannya ialah ketika Kartu As diluncurkan ke pasaran, aku lalu membeli Kartu As serharga Rp 25K. Kan bodoh! Kartu sebelas digit diganti dengan kartu duabelas digit. Zaman kini pakai kartu sebelas digit kan asyik *ditusuk batako*. Saya juga pernah pakai Kartu Halo dan berakhir dengan kenyataan pahit kantong terkuras alasannya ialah tidak bisa mengontrol pemakaian. Baca Juga: Komentar Disqus Semakin ke sini, aku semakin merugi, alasannya ialah Kartu As usang itu ...

Komentar Disqus

Gambar
Salah satu elemen penting dari dunia blogging yakni komentar. Ketika kita blogwalking , kadang hanya membaca, kadang juga meninggalkan komentar. Adalah penting bagi saya untuk membalas komentar dan sedapat mungkin tidak ada yang terlewatkan. Tombol reply pada komentar Blogger sangat membantu saya untuk tahu mana komentar yang sudah dibalas, mana yang belum. Karena, dikala tamu tiba ke rumah kita dan menandakan dirinya dengan santun, tentu kita berupaya menyediakan minum dan kudapan. Demikianlah kira-kira. Baca Juga: Blog List dan Blogwalking Tombol reply pada komentar Blogger mulai tidak berfungsi semenjak dinosaurus kenal dunia internet beberapa ahad yang lalu. Tentu ini mengesalkan. Karena: Kuatir ada komentar yang terlewat dibalas. Penampakannya menjadi kurang menarik lantaran saya merapel per lima komentar untuk dibalas sekaligus. Belum terpikirkan alasan ketiga. Beberapa cara untuk mengatasinya lantas muncul di pos-pos blog . Untuk mengatasinya say...

Blog List Dan Blogwalking

Gambar
Salah satu perbuatan yang harus dilakukan seorang blogger bila ingin trafik blog -nya meningkat, selama dirinya bukan Jennifer Lopez atau Indominus Rex, yaitu blogwalking . Andaikata blog kita sekelas Brightside yang kontennya sering digunakan sebagai tumpuan dari situs-situs hiburan tanah air, atau blog kita sekelas situs National Geographic , no need to blogwalking . Konten dua situs itu dengan sendirinya bakal menarik banyak pengunjung. Tapi jikalau konten blog seragam dengan konten blog lainnya, sedangkan jauh di dalam lubuh hati ada cita-cita trafik pengunjung meningkat, blogwalking berhukum fardhu'ain . Terutama, apabila urusan trafik ini dikaitkan dengan penghasilan  blog , urusannya lain lagi. Urusan lain itu berkaitan dengan mutu konten itu sendiri. Baca Juga: Plastik Berkualitas dari Tupperware Kemudian ada yang ngedumel: gua nge- blog bukan sebab pengen punya trafik tinggi! Are you sure? Kalau begitu, menyerupai yang pernah saya tulis di pos ...

Plastik Berkualitas Dari Tupperware

Gambar
Selasa yaitu #SelasaTekno. Tapi tidak selamanya Selasa harus semata-mata teknologi yang bekerjasama dengan teknologi telepon genggam . Karena saya pernah menulis teknologi penemuan menyerupai wacana tenda lipat otomatis ini, atau proyektor keren ini, atau wacana situs kawasan kita sanggup membikin segala barang  berbasis teknologi. Dan, bahkan saya pernah menulis wacana teknologi wadah masakan dan minuman yang bisa dilipat . Oleh alasannya itu, ijinkan saya menulis wacana Tupperware! Baca Juga : Scootmatic Kalian, terutama perempuan, niscaya sering dengar wacana Tupperware . Tupperware sebagai wadah masakan di kulkas, Tupperware sebagai wadah bekal masakan dan minum ke kantor, Tupperware sebagai wadah saji prasmanan kala hari raya dan perayaan tertentu, Tupperware sebagai botol minum yang mudah dan bergaya dibawa ketika berkegiatan, dan lain sebagainya. Apakah saya juga menggunakan Tupperware? Ya, tentu. Kenapa pakai Tupperware? Itu pertanyaan lain yang bak...

Scootmatic

Gambar
Pada semula jadi * backsound bunyi alam, cuitan Twitter burung, air terjun, dan daun-daun oak yang terkibas angin* aku begitu iri melihat orang-orang mengendarai sepeda motor matic seperti Yamaha Nouvo. Saya yang waktu itu masih mengendarai Suzuki Bravo berpikir keras bagaimana cara kerja rem motor matic tersebut. Tepatnya, aku jadi mupeng kan melihat pemandangan menyerupai itu, motor matic melintas gesit dan anggun. Lebih iri lagi, sehabis lulus SMA, ketika aku melihat guru Sekolah Menengan Atas mengendarai Vespa Corsa warna merah. Itu guru laki-laki, kendarai Corsa! Lha saya? Bravo! Dududu. Dasar aku ini anak tidak tahu diuntung . Baca Juga : The Pause Pod Suatu kali aku melihat salah seorang pemilik toko di Kota Ende mengendarai motor matic mungiiiillll banget. Ternyata kata orang-orang itu motor matic listrik. Lengkaplah sudah penderitaan saya. Pada alhasil aku bisa kendarai motor matic yang dibeli sendiri dengan susah payah. Yamaha Mio Sporty keluaran perta...

The Pause Pod

Gambar
Saya dan tenda menyerupai dua kutub yang aneh. Saya begitu ingin punya satuuuu saja tenda eksklusif yang bisa digunakan kapan dan di mana saja; contohnya dikala sedang berada di kampung halaman Kakak Pacar, terus berkemah di Bukit Pandang Kolibari. Sedangkan tenda begitu enggan untuk aku miliki sebab belum cukup penting untuk dibeli. Dan, mungkin si tenda merasa gejala penganiayaan apabila aku berhasil memilikinya. Menyedihkan, tapi nyata. Mengingat harapan aku yang selalu tidak normal, si tenda niscaya kuatir setiap siang aku ajak ke pantai buat tidur siang! Baca Juga : The Ninox Flatlay Hammock Maka s aya berpikir perihal pergi berkemah tanpa harus menenteng tenda. Tapi berkemah tanpa tenda artinya mimpi di siang bolong sebab sebagai orang awam aku tidak punya kemampuan membikin shelter memakai materi yang disediakan oleh alam, pun membikin shelter sederhana berbahan selimut, kayu, dan tali, misalnya. Siap-siap tidur ditemani hewan-hewan mini, Teh . Lantas aku membac...

The Ninox Flatlay Hammock

Gambar
Apa yang paling aku suka dari seorang Kiki Arubone ? Cewek cakep Sarjana Pendidikan yang pada hari wisudanya tahun kemudian justru terbang ke Jakarta? Apa ya ... hmm ... Actually, I like everything about her . Bila kalian berhadapan dengannya, jangan pernah menilai dirinya hanya dari perawakannya yang mungil, alasannya ialah kalian bakal terkecoh! Cewek tangguh ini ialah founder FLOPALA (Mapala-nya Universitas Flores). FLOPALA itu abreviasi dari Flores Pecinta Alam. Dia sudah menaklukkan banyak gunung di Pulau Flores; bila di luar Pulau Flores aku harus bertanya lagi pada cewek yang dijuluki Edelweiss Flopala ini. Tapi dari semua hal perihal Kiki, aku sangat suka foto-foto perjalannya, terutama bila ia lagi asyik di atas hammock . Seperti pada foto di awal pos ini! Tuuuh kaaan ia sukses bikin aku terkapar iri. Hiks. Baca Juga : Freestate, Sepatu Idaman Traveler Kami, aku dan Kiki, sama-sama suka jalan. Sama-sama suka #KakiKereta. Tapi ia jalannya lebih keren alasannya i...