Postingan

Menampilkan postingan dengan label Mediatek

Review Realme U1, Realme Dengan Kamera Terbaik Sejauh Ini

Gambar
Anda yang sudah menonton review Realme 2 Pro di channel ini, niscaya akan merasa familiar dengan produk terbaru dari Realme, yaitu Realme U1 . Ya, sekilas tidak ada perbedaan pada penampilan kedua smartphone ini. Untung saya bisa sanggup Realme U1 berwarna fiery gold, satu varian warna yang tak dimiliki Realme 2 Pro. Warna gold-nya sih terlihat kece dan juga keren, berdasarkan saya masih masuk untuk dipakai cowo, terlebih sisi depannya masih berwarna hitam ya. Realme nampaknya ingin menegaskan bahwa dewdrop notch jadi ciri khas smartphone besutan mereka. Pun dengan backcover glossy yang pastinya menciptakan kesan glamor smartphone ini lebih terasa. Lalu, selain warna, apa dong bedanya Realme U1 ini? Sebetulnya bila disimak baik-baik, Realme U1 hadir dengan bezel yang semakin tipis, dan backcovernya disebut mempunyai 13 lapis atom level mikro yang selain tampil menawan, juga nyaman digenggam dan lebih tahan goresan. Layarnya sekarang sudah mempunyai screen to body ratio yang...

Quick Review Vivo V11, Tanpa Pro Tetap Menarik?

Gambar
Ini ialah smartphone yang turut dirilis September kemarin oleh Vivo Indonesia. Namanya Vivo V11 . Masih mengusung desain yang sama, perbedaan paling kentara dari V11 ialah hadirnya fingerprint di punggung ponsel. No complain, fingerprint scanner ini sangat responsif dan akurat, dengan bidang yang cukup luas untuk menempatkan jari yang akan dipindai. Ya, saya sengaja membahas dari sisi belakang sini dulu, sebab jikalau diperhatikan selain pemindai sidik jari ini, backcover varian Starry Black ini bisa dibilang identik dengan saudaranya yang sudah saya review lebih dulu. Dan saya masih memberi nilai kasatmata juga untuk bentuknya yang ergonomis berkat desain backcover yang melengkung menyerupai ini. Lanjut ke sisi depan, nampak tak ada yang berbeda ya, Vivo V11 masih hadir dengan Ultra All Screen yang sejauh ini masih jadi screen to body ratio tertinggi yang pernah saya coba. Hadir dengan panel LTPS, warna yang dihasilkan tergolong baik dan hidup. Di sisi bawa...

Review Oppo F9, Pengalaman Pertama Beli Hape Oppo

Gambar
Ini ialah smartphone Oppo pertama yang aku beli, unbox, dan coba sendiri cukup mendalam. Awalnya aku mempertanyakan kenapa Oppo tidak sekalian upgrade jeroan, kenapa nampak masih betah saja dengan Mediatek Helio P60? Saya paham, pamor Mediatek tidak sedang bagus-bagusnya di mata pengguna smartphone tanah air. Tapi harusnya memang kita pantang bilang buruk kalau tidak dicoba dulu. Contohnya ya Helio P60 ini. Sebagai indikator awal, silakan dilihat skor benchmark Antutu-nya yang menembus 100-ribu. Faktanya dalam pemakaian, Oppo F9 yang berbaterai 3.500 mAh ini selalu bisa dibawa oleh processor ini untuk menembus 24 jam dalam sekali pengisian daya. Dengan teladan pemakaian banyak social media, dan sesekali gaming, digunakan istri nonton drama korea, dan juga youtube, segini sih baiklah banget. Plus maen PUBG tanpa demam. Di hari-hari awal pengujian, paling tidak stigma Mediatek yang boros dan panas rontoklah sudah. Sayangnya, untuk detail pemakaian baterai di Co...

Review Hape Jadul, Sony Xperia C4 Dual, Layakkah Jadi Old But Gold?

Gambar
Video pada review kali ini saya buat sepenuhnya memakai Samsung Galaxy Note FE . Baik gambar maupun suaranya. Coba siapa yang masih ingat saya pernah unbox hape yg sejatinya yaitu Galaxy Note 7 yang diperbaiki ini? Oke, kita bahas Sony kini ya. Saya tidak akan bahas Galaxy Note FE -nya lagi, Anda nilai eksklusif saja dari kualitas gambar dan bunyi pada video ini. Jaman Nokia berjaya dulu, Sony Ericsson yaitu favorit saya. Saya yang dulu memang anti kemapanan, dan anti hape mainstream. Juga alasannya dulu uang saku bulanan mahasiswa jarang sisa sih, hahaha. Lalu ketika brand ini bertransfromasi kembali menjadi Sony saja, saya masih suka. Maksudnya suka mupeng. Beli sih jarang banget. Mahal bos! Dan seterusnya begitu, hape Sony yang berbasis Android memang tergolong mahal dibandingkan brand lain. Termasuk si Xperia C4 Dual ini, yang harga perdananya dulu di atas 4 juta Rupiah. Mahal! Saya saja gres kesampaian beli sekarang, pas harganya tinggal 1,4 jutaan doang . Dan p...

Review Asus Zenfone Max Plus M1 Zb570kl Indonesia

Gambar
Ini ialah smartphone resmi ASUS pertama yang sudah mempunyai rasio layar kekinian. Ya, ASUS Zenfone Max Plus M1 ZB570KL  ini mempunyai layar dengan bentang 5, 7 inci berrasio 18:9 dengan resolusi HD+. Harganya 2.799.000, dan sebagian orang sudah keburu menganggapnya overprice hanya alasannya ialah memakai processor mediatek MT6750. Fakta bahwa pada video unboxingnya ponsel ini sudah menghangat ketika membuka aplikasi kamera cukup usang memang benar adanya. Namun, dalam pemakaian sehari-hari ala saya, saya tak ingat pernah mengalami demam menyerupai itu lagi, bahkan ketika dipakai bermain game Destiny 6 selama kurang lebih 5 menit. Saya pernah mencoba ponsel lain yang memakai Mediatek MT6750 dan memang suhunya relatif sering demam. Dalam hal ini, saya rasa ASUS dengan Zen UI-nya punya resep biar si processor tak simpel panas. Perlu diingat bahwa ZenUI bukanlah custom UI Android yang mengekang background services dan notifikasi. Sejauh ini saya selalu betah dengan Zen UI ...

Review Moto M, M Untuk Mewah

Gambar
Jika melihat seri hurufnya, Moto M ini selayaknya berada pada level yang lebih tinggi dari Moto G series. Buktinya harga jual pada masa pengenalannya pun cukup tinggi, yaitu empat juta Rupiah kurang seribu. Namun tak banyak yang membahas ponsel ini, entah kenapa. Mungkin harga segitu dirasa tak sesuai jawaban stigma processor Mediatek yang kurang bersinar dua tahun belakangan ini ya. Nah, angin sudah berubah arah dikala ini. Moto M sudah dipangkas harganya, jauh sekali dari harga awal tadi. Di beberapa toko online saya menemukannya dijual pada harga 2,1 juta Rupiah saja. Dan saya berpesan hati-hati alasannya ada satu toko online yang menjual pada harga sedikit di bawah 2 juta, namun tak bergaransi resmi, alasannya produk yang dijualnya yaitu Moto M yang versi Cina sana. Yang ini setahu saya mentok OS-nya di Marshmallow. Nah, Moto M yang garansi resmi ini semenjak saya unbox sudah menerima update software sebesar 1,5 GB yang membuatnya sanggup move-on ke Android Nougat, tepat...

Review Samsung Galaxy J7+ (J7 Plus), Kualitas Dual-Camera Ala Samsung!

Gambar
Setelah sekian lama, karenanya saya berkesempatan mengulas kembali sebuah smartphone keluaran Samsung. Dan kali ini yang saya ulas yaitu Samsung Galaxy J7 Plus . Plus-nya di mana? Simak terus ulasan ini hingga selesai ya. Untuk tahu persis apa Plus-nya ponsel ini dari varian J7 yang lain, kita tak perlu mencoba semuanya lho. Cukup balikkan ponsel ini, kemudian lihat ke bab backcover-nya. Yap, di situ terdapat dua buah kamera, yang gres dihadirkan Samsung pada J7 Plus dan Note 8 sejauh ini. Secara spesifikasi, kamera ini seharusnya bisa menghasilkan efek bokeh yang baik, serta mempunyai kemampuan lowlights prima. Kenapa? Karena bukaan lensa alias aperture-nya yang mencapai F/1.7. Hmmm, orisinil bikin ingin tau banget buat saya mencoba menjepret aneka macam objek memakai kameranya. Setup dual-kameranya sendiri yaitu RGB dan Monokrom. Yang sudah-sudah, setup menyerupai ini bisa menghasilkan efek kedalaman yang lebih prima. Dan lagi, sehabis gambar diambil pun kita bisa mengatur ...

Review Infinix Note 4, Lebih Kece Dari Note 4 Lainnya

Gambar
Jika ada merk smartphone yang boleh disandingkan dengan merk yang mending-mending itu dalam hal penemuan dan price positioning, saya rasa Infinix yakni salah satunya. Dan kali ini Infinix menawarkan kejutan melalui produk terbaru mereka, Infinix NOTE 4 . Apa kejutannya? Lanjut.. Kejutan pertama dari Infinix NOTE 4 yakni harga jualnya dikala pertama diluncurkan, yaitu sebesar Rp 2.049.000 saja. Anda boleh deh cek berapa harga Infinix NOTE 3 sang kakak, masih di kisaran 2,5 juta Rupiah lho. Apa namanya jika bukan kejutan coba? Produk generasi terbaru, harganya malah lebih murah. Nampaknya sih Infinix sadar perubahan taktik pricing mereka dikala menelurkan Infinix NOTE 3, ZERO 4 dan 4 Plus, serta S2 Pro tidak terlalu sempurna sasaran. Nyatanya Zero 4 dan S2 Pro sering sekali dijual di Lazada dengan diskon gila-gilaan. Padahal jika dengan harga diskon menyerupai itu, Infinix S2 Pro bisa jadi hape sejutaan dengan kamera terbaik dikala ini, depan belakang! Dan saya cukup bahagia di...