Postingan

Menampilkan postingan dengan label Lifestyle

Agar Tidak Menjadi Hamba Media Sosial

Gambar
Bermula dari sebuah pertanyaan di sebuah artikel yang saya lupa tepatnya dimana, kira-kira “Bisakah Anda… dalam sehari saja menahan godaan untuk mengecek media sosial?” Maksudnya, dalam keseharian menyerupai bangkit tidur, atau mau tidur, dengan sama sekali tidak mengikuti ‘hasrat mengecek’ timeline media sosial. Hemm.. pertanyaan yang sekilas memang terdengar tidak penting. Ada perasaan kecil dalam diri yang menolak bahkan memberontak “lah.. ngapain, untuk apa? Kan cuma ngecek doang” Jika kau sependapat dengan diatas, maka kau sanggup jadi salah satu orang yang sedang kecanduan media sosial. Sama menyerupai saya. Agar tidak menjadi hamba media sosial, saya pelan-pelan introspeksi aktifitas media umum saya. Aktifitas di media umum itu sanggup kita bagi jadi “aksi/reaksi, produce/consume, take/give, dll”, apalah itu.. susah menyebutnya. Ngecek timeline, ngapain? Seru aja lihat update-update kontak dan temen-temen pas lagi gabut mau ngapain. Lalu? Apa salahnya ngecek timeli...

Kenapa Kita Gemar Sekali Mengkonsumsi Hoax?

Gambar
Kenapa? Tiada hari tanpa hoax. Tiaap hari ada saja hoax-hoax yang baru. Hal yang menyedihkan ialah saat melihat saudara dan kerabat bersahabat kita, begitu ulet dan cekatan menyebarkan informasi palsu tersebut. Entah itu di media sosial, atau di group percakapan instant menyerupai whatsapp. Kenapa sih, kok kita gemar sekali turut andil dalam penyebaran hoax? Eloklah kiranya saya jadikan tulisan, berharap sehabis ini kita tak lagi terjerumus dalam hinanya perhoax-an. Menurut saya, ada 5 penyebab kenapa masyarakat kita gemar sekali dengan hoax. 1. Engga sadar jikalau tengah dimanfaatkan Ya iyalah, mana ada hoax jatuh dari langit. Tapi yang perlu dipahami disini adalah, hoax dibentuk oleh oknum, orang, kelompok tertentu, bukan tanpa tujuan. Hoax biasanya dibentuk demi kepentingan politik, atau demi kepentingan komersil. Sebagai seorang blogger, saya sedikit banyak paham jikalau topik politik, agama, dan selebriti simpel viral, dan biasanya rentan dengan hoax. Masyarakat tanpa...

Lucunya Komunitas Pegelinux Telegram

Gambar
Salahkah hamba menyebutkan bahwa PegeLinux yaitu sebuah komunitas? Bulan lalu, jadinya kesampaian juga buat temu real life dengan kawan-kawan dari group PegeLinux Telegram, berakhir dengan "tak kusangka, ente menyerupai ini mz". Kayanya sudah setahun aku bergabung di group pegelinux. Group yang cukup unik. Jangan salah mengira, ini bukanlah group untuk orang-orang mengobrol wacana linux. Melainkan orang-orang yang (katanya) udah 'pegel' pakai linux. Kata Mimin "Make Linux Exclusive Again" Gausah terlalu serius ah. Mimin kami ini memang exclusive wataknya. Jika di sebelah sana, orang-orang begitu ulet mendakwahkan penggunaan sistem operasi GNU/Linux yang katanya free dan merdeka, tidak demikian dengan pegelinux. Mau pakai, ya pakai. Terlalu merasa kerepotan dan protes, ya gausah pakai. Pernah aku tulis begini, sebenernya orang ga begitu butuh dengan sistem operasi, yang mereka butuhkan yaitu aplikasinya. Kaprikornus pakai linux sebab emang butuh. ...

Slice Fruit - Warung Buah Di Sekitaran Kampus Binus

Gambar
Lingkungan kampus memang identik dengan masakan murah, apalagi di Binus, Jakarta Barat. Dari kuliner western hingga kuliner nusantara, bertebar disini. Menariknya lagi, sebab warung-warung tersebut banyak yang buka 24 jam. Jadi, bagi yang tinggal di sekitaran binus biasanya engga pernah kelaperan di tengah malem. Tinggal goyang dikit, nyampe di rumah makan. Selain itu, ada aneka macam kedai kopi yang dapat jadi daerah nyantai malem-malem. ... intinya, hampir semua ada, makanan, minuman, gorengan, oven (eh loh). Banyak banget. Harganya juga murah-murah, bersahabat dengan kantong mahasiswa. Mulai Nyari Warung Buah Sejak pernah kena demam berdarah, aku mulai strict dengan buah. Pokoknya dalam seminggu harus ada konsumsi buah. Biasanya sih aku beli di kedai jus, atau di mamang-mamang rujak. Berhubung lagi diet untuk menurunkan berat badan , mulai nyari-nyari warung buah yang lengkap (engga pengen ke pasar, jauh). Akhirnya nyediakan satu malam buat muterin lingkungan kampus binus, k...

Kebiasaan Jelek Yang Bikin Jadi Gendut

Gambar
Duhh.. ini judulnya nyakitin. Tadinya udah bikin "yang bikin gemuk" atau "yang bikin berat tubuh bertambah". Tapi 2 pilihan kata itu kesannya nyata alasannya yakni banyak orang yang pengen gemuk. Makara diganti gendut.. kebalikannya. Makara langsung yang 'lebar' itu engga yummy banget, serius. Pertama: bawaannya males, dikit-dikit males, geser dikit males, bangun dikit males. Dulunya seneng lama-lama di depan cermin, kini jadi males juga, lebar. Sejak di Jakarta, aku engga suka keluar rumah. Memang alasannya yakni macet dan lebih bahagia punya kesibukan 'sendiri'. Nyaman. Tapi gara-gara gendutan, ini penyakit jadi makin parah, hasilnya: .. dah antisosial, anxiety pula.  Kurang percaya diri, tentu. Kalo dah lebar, pakaian pun cuma dikit yang cocok. Efeknya kemana-mana. Fokus aku menjalani kegiatan menurunkan berat badan , yakni alasannya yakni 3 alasan diatas. Syukurlah kini rasanya ada perubahan yang signifikan. Tidak ada maksud lain, in...

Cara Aku Menurunkan Berat Tubuh Dalam Sebulan

Gambar
kebiasaan buruk yang menambah berat badan ini. Mungkin seminggu ini yakni waktu yang paling banyak bagi saya menerima jawaban "Eh thur, lo kurusan sekarang. Diet ya? Bagi tips nya dong!" dll. Wah, risikonya perjuangan saya dalam sebulan, bener-bener berhasil. Sebulan? Yeppp, sebulan! Hanya dalam waktu sebulan, saya berhasil menurunkan berat tubuh dari sekian ke sekian kilogram (mungkin hingga puluhan). Oktober 2017 berat tubuh saya 76Kg, di bulan Juni 2018 berat saya hingga 84Kg. Ini terus menerus bertambah hingga bulan Agustus 2018. Gede beut 80an kilo, sementara tinggi tubuh saya cuma 172cm. Maka kalau dibandingin dengan kini jadinya kontras banget. Menurunkan Berat Badan = Program Dadakan Hingga awal september (tepatnya tanggal 08 september), saya putuskan untuk melaksanakan kegiatan penurunan berat badan, hasilnya saya targetkan kelihatan bulan oktober (bulan ini). Hitung-hitung nambah pencapaian alasannya bulan ini juga saya setahun menjalani pekerjaan baru ....

Kuliah Telegram - Efektifkah?

Gambar
Sebelum kulgram, mungkin kau sudah terlebih dahulu mendengar istilah kulwap, alias kuliah whatsapp. Jadi, bersama-sama kulgram bukanlah hal yang baru.  Tapi keduanya agak unik,  lantaran dari yang saya lihat, acara ini hanya ada di Indonesia. Ah, really? *yg bule tolong komentarnya! Salah satu alasan terbesar saya pakai telegram, buat belajar. Karena di telegram ada berbagai group dan channel yang bermanfaat . Dikelola dan dihuni oleh orang-orang yang profesional di bidangnya. Alhamdulillah, ini luar biasa. Tapi.. saya termasuk orang yang engga suka ngikutin kuliah telegram. Why? Ini alasannya. ( jangan dibaca separoh-separoh ntar salah paham lho ) Karena sifatnya kuliah Iya, saya gasuka kuliah. Makanya saya gagal jadi sarjana . Entahlah apa alasannya, saya lebih suka mencar ilmu sendiri. Kemudian bertanya jikalau mendapati kesulitan. Waktunya saya yang tentukan sendiri, bukan orang lain. Dengan kata lain, cara mencar ilmu menyerupai kuliah (yang sifatnya live), kuran...

Report Spam: Hal Yang Mengakibatkan Tidak Dapat Mengirim Pesan Di Telegram

Gambar
"Kenapa saya tidak dapat mengirimkan pesan di telegram?" Entah sudah berapa pengguna yang menanyakan di group kenapa ia tidak dapat mengirimkan pesan di telegram. Apakah kau pernah mengalaminya? Kalau pernah, selamat! Kamu tidak sendirian. Kali ini saya akan share pengalaman mengenai report as spam di telegram, hal-hal yang menciptakan akun telegram di banned/blokir oleh telegram hingga cara mengatasinya. Gagal mengirimkan pesan di telegram Ketika mengirim pesan di telegram, muncul tanda seru merah menyerupai diatas. Berarti pesan gagal dikirimkan. Hal ini biasanya terjadi saat mengirim pesan ke seseorang melalui private message, atau ke group (umumnya public supergroup). Periksa status akun telegram ke bot @spambot Sebenarnya ada banyak faktor yang menjadikan kita tidak dapat mengirim pesan ke telegram. Tapi kalau sudah menyerupai gambar diatas, biasanya akun tersebut statusnya limited. Untuk memastikannya, gunakan bot resmi dari telegram: https://t.me/spambot...

Mengatasi Laporan Dmca

Gambar
Sebenarnya saya sedang berhenti sejenak (lagi) untuk menulis di blog ini. Karena ada hal-hal yang dikala ini cukup menyita waktu dan perhatian saya hingga beberapa waktu kedepan. Tapi tadi pagi dikala asik ngopi, saya mendapatkan email dari search console (google webmaster) perihal DMCA removal. Jadilah saya terpaksa menulis lagi disini, mumpung ini hal yang gres bagi saya, takut keburu hambar juga, dan .. kebetulan juga kerjaan di kantor gres belum begitu menumpuk. Intinya: ada blogger yang melaporkan ke DMCA, bahwa salah satu konten yang saya tulis disini ialah hasil kopi paste atau republikasi dari konten yang ia miliki. Alias pelanggaran copyright. Detailnya menyerupai gambar dibawah: Berikut laman lumentdatabase.org terkait laporan tersebut. Lumentdatabase ini ialah proyek penelitian pihak ketiga yang bertujuan untuk menganalisa konten online, mengumpulkan dan menganalisa laporan dan seruan pembatalan konten. Selama beberapa tahun nge-blog, ini pertama kalinya s...

Tips Bertanya: Biar Tidak Terlihat Kolot Di Lembaga Online

Gambar
Saat belajar, sering kali kita menemukan permasalahan yang sulit untuk kita pecahkan sendiri. Sudah mencoba beberapa cara, belum juga berhasil. Hingga akhirnya terpaksa bertanya ke orang lain yang lebih paham. Zaman sekarang, komunitas online lah yang paling bisa diandalkan. Di lembaga online, yaitu kesenangan kalau bisa melaksanakan troubleshooting bersama-sama. Sayangnya.... aktivitas ini sering tidak lagi jadi menarik alasannya yaitu buaaaanyak sekali orang-orang beg* yang tidak paham caranya bertanya. Bahkan tak jarang malah membuat kondisi yang cekcok, keruh, berujung si penanya malah mendapat cacian, bulian. Lalu pada akhirnya si penanya tersebut malah kapok, baperan dan memendam kebencian. Tidak melebih-lebihkan, saya tau rasanya menjadi seorang pemula dan bagaimana sulitnya bertanya kesana kemari namun tak kunjung mendapat solusi. Kalau kau ingin pertanyaanmu bisa dijawab dengan jelas, point-point dibawah ini perlu kau perhatikan ketika bertanya. #1. Jangan lupa m...