Postingan

Menampilkan postingan dengan label Preneurship

Sebelas Alasan Kenapa Kita Engga Kunjung Pinter

Gambar
Saya percaya, setiap orang kan punya keinginan masing-masing, menyerupai target. Ada yang menargetkan “di umur sekian, saya harus sudah menyerupai blalala, udah bisa beli blalbla". Apapunlah itu... rujukan kecilnya seorang karyawan, niscaya berharap karirnya meningkat dan gajinya nambah, ya kan? Sudah menjelang simpulan tahun, umur sudah menua. Mulai lah bertanya-tanya “Kok skill belum improve, ilmu kok belum nambah, sertifikat atau jabatan kok ga ada yang baru, dan lain sebagainya”. Oh ya, engga termasuk pertanyaan “kok belum nikah?” Ini mah, takdir mas. Serius, takdir, sama kayak ajal. Tentunya dibarengi perjuangan dan ikhtiar. Saling mendoakan saja ya yaa yaa. Bersyukur saya di awal tahun ini mulai membiasakan untuk menciptakan list goal semesternya, semoga di akhir-akhir tahun menyerupai ini bisa dievaluasi apa saja hal yang kurang dan yang perlu diperbaiki. Jadi, goresan pena ini buat diri saya pribadi, tapi bila bermanfaat buat orang lain, why not? 1. Memang Be...

Welcome October! - Setahun Bekerja Sebagai Network Engineer

Gambar
Sejak tahun lalu, aku suka iseng menciptakan daftar-daftar perubahan di hidup saya. Ahelahh... (*berusaha untuk tidak melankolis). Daftarnya ada banyak, tapi inti keuntungannya yaitu aku dapat review goal apa saja yang dapat aku raih setiap waktunya, setiap bulannya. Ga pengen banyak curhat, tapi berhubung ini yaitu blog saya, aku bebas berekspresi disini, huehehehe. Misal di tahun 2018, aku mulai 'memaksa' mengatur kegiatan membaca supaya lebih teratur. Setiap pukul 7 hingga 9 pagi. Alhamdulillah, hingga kini jadi kebiasaan.. lah ini judulnya bukan resolusi tahun 2018, lagian sebentar lagi udah mau 2019. Ckckck... engga terasa yaah. Juga engga terasa jikalau bulan ini juga, sempurna setahun aku menjalani pekerjaan gres sebagai Network Engineer, di kantor yang baru, hari-hari yang baru, pengalaman baru, blahblahblah... Motivasi Pindah Kerjaan Sampai sekarang, masih ada temen yang suka nanyain, rata-rata ibarat ini "Kenapa kok pindah kerja? Emangnya di kantor sebe...

Apa Itu Aplikasi Payroll? Definisi Dan Jenis Aplikasi Payroll

Gambar
Saat ini beberapa perusahaan atau bisnis kecil maupun menengah sudah mulai memakai sebuah aplikasi payroll untuk proses membayar honor karyawan-karyawannya. Banyak sekali developer aplikasi HR menjual aplikasi payroll secara independen sehingga aplikasi payroll sudah menjadi komponen utama dalam sebuah sistem HRD yang terpadu dan multifungsi. Dapat dikatakan sangat beralasan mengapa banyak bisnis dan perusahaan beralih dari sistem berbasis kertas menuju sistem berbasis web. Alasan utamanya yaitu untuk mempercepat proses penggajian sekaligus mengurangi kesalahan dan memungkinkan manajer untuk lebih gampang menyesuaikan pembayaran untuk setiap karyawan. Agar anda sanggup memahami aplikasi payroll itu sendiri, mari kita lihat apa aplikasi payroll itu dan apa saja tipe-tipe aplikasi payroll. Definisi Aplikasi Payroll Jika bisnis Anda mempunyai karyawan, Anda harus melaksanakan pembayaran gaji. Tidak ada cara untuk menghindarinya. Penggajian sanggup berarti beberapa hal yang berbeda. Pe...

Pergi Kemana Impian Mulia Yang Setinggi Langit Itu?

Gambar
Blog ini memang sebagian besar isinya curhatan saya semua. Kaprikornus yah isinya perihal saya saya, dan saya melulu. Tapi, saya hanya beberapa kali menuliskan cerita hidup di blog ini. Walah, cerita hidup. Sedap betul kata-kata ini. Seperti mematok palu untuk nasib sendiri "thur, inilah hidupmu, 3 tahun kedepan. Kaprikornus karyawan". Yah, karyawan di ibukota, yang (katanya) hidupnya ibarat mesin, pergi pagi, pulang petang, kerja untuk orang. Oh bukan, bukan. Bukan bermaksud mengingkar nikmat, saya paham betul bahwa banyak saudara disana yang sulitnya bukan main demi untuk memperoleh pekerjaan. Dulu, cita-citaku setinggi langit Belasan tahun lalu, saya masih duduk di dingklik sekolah dasar. Sangat erat dengan pertanyaan "kalau besar nanti, kelak mau jadi apa?" Polisi! Tentara! Pilot! Superman! Semua kujawab dengan lantang. Guru, ayah, emak, tak ada satupun yang berani menyela.  Hingga impian itu rontok satu persatu. Prestasi juara bertahun-tahun di sekolah d...

8 Tips Menjalani Era Probation Kerja

Gambar
Masa percobaan atau dikenal sebagai masa probation kerja menjadi tahap yang harus dilalui seorang calon karyawan sebelum diangkat menjadi karyawan tetap. Yah, karyawan tetap. Hal ini ada di perjanjian waktu tidak tertentu atau PKWTT. Berdasarkan ketentuan Undang-Undang no.12 tahun 2003, pasal 60 ayat 1 dan 2, yaitu perjanjian kerja waktu tidak tertentu 'dapat' mensyaratkan masa percobaan 'paling lama' 3 bulan, dan selama masa percobaan tersebut pengusaha tidak boleh membayar upah dibawah upah minimum yang berlaku. Perjanjian kerja ini sengaja saya bahas diawal alasannya ialah berdasarkan pengalaman, saya maupun teman-teman ada pernah mendapati anjuran kerja kontrak dengan syarat percobaan kerja. Tentunya hal itu bertentangan dengan undang-undang PKWT (perjanjian kerja waktu tertentu/ karyawan kontrak). Karyawan kontrak tidak boleh diberlakukan masa percobaan, hal ini diatur dalam Undang-Undang No.13 tahun 2003 pasal 58. Isi ayat tersebut diantaranya adalah: tid...

Alasan Kenapa Orang Batak Pergi Merantau

Gambar
Berapa jumlah orang batak perantau yang kini bertebaran di Indonesia? Khususnya di Ibukota. Berdasarkan goresan pena berjudul “Melacak Jejak Batak di Jakarta” yang di publish di megapolitan kompas bulan februari tahun 2013 lalu, ada sekitar 326.332 orang batak di Jakarta. Jumlah ini menurut sensus Badan Pusat Statistik 2010. Itu masih di Jakarta. Kira-kira berapa jumlah orang batak yang ada di Jabodetabek, atau seluruh Indonesia? (Selain pulau asalnya sendiri, Sumatera Utara). Bisa hingga jutaan orang. Sehingga sering kali muncul ucapan “Haduh ngapain si orang-orang batak ke Jakarta, menuh-menuhin Jakarta saja, buat macet!” .  Saya setuju. Andaikata orang batak di Jakarta balik lagi ke tempat asalnya, macetnya niscaya berkurang kan. Merantau ini sanggup dibilang prinsipnya orang batak. Tidak harus ke Jakarta, ke kota manapun. Tapi ya alasannya ialah Jakarta ialah Ibukota negeri tercinta ini, maka biarlah kita jadikan contoh. A. Prinsip Hidup Yang Membuat Mereka Banyak...

Lahirnya Si Batak Pengacara

Gambar
Kenapa orang batak banyak yang jadi pengacara? Jika kita melihat gosip politik di televisi atau internet misalnya, dapat dijamin niscaya kita sering melihat para politisi-politisi berdarah batak yang bermunculan. Kenapa ya? Kadang juga, kita sering melihat pamflet-pamflet di depan rumah atau kantor konsultan yang bertuliskan Jasa Advokat, jasa ini jasa itu (yang berbau hukum), dan bertuliskan nama orang + marga nya. Kebanyakan mereka orang batak juga. Kenapa ya? Kenapa Orang Batak Banyak Kaprikornus Pengacara? Memang kebanyakan putra batak menentukan profesi sebagai pengacara, ditandai dengan banyaknya mereka yang mengambil jurusan aturan dikala kuliah. Bahkan pengacara batak lah yang laris keras di pasaran, sebutlah Hotman Paris, Otto Cornelis Kaligis, Hotma Sitompul, dan masih banyak lagi. Menurut pengamatan saya, ada 2 penyebab utama kenapa orang batak banyak jadi pengacara. Tutur bahasa yang mantap. Jago diskusi, apalagi berdebat. Umpama Umpasa, Falsafah Batak, Ma...

Jangan Jadi Mahasiswa Kuped (Kurang Pede)

Gambar
Iya, kuped. Alias kurang pede. Ketika kuliah, saya melihat aneka macam mahasiswa yang kuped. Bukan berarti saya dulu ga kuped ya, kuped juga, tapi ga parah-parah amat lah. Kurang percaya diri itu salah satu penghambat kesuksesan. Apalagi masa-masa menjadi mahasiswa bisa dikatakan menjadi masa yang sangat penting untuk membentuk jati diri, lompatan terbaik menggapai cita-cita, menyongsong masa depan yang lebih indah. Berikut ini ciri-ciri mahasiswa yang kurang pede. 1. Takut Bertanya Misalnya jikalau sedang mencaritau lokasi “ruang dosen” di kampus, begitu banyak orang kemudian lalang di sekitar, tapi mahasiswa kuped ini lebih menentukan untuk keliling gedung. Ada loh yang menyerupai ini. Fakta yang lebih kasatmata lagi bisa dilihat ketika proses perkuliahan di kelas. Biasanya dosen memberi kesempatan kepada mahasiswa nya untuk bertanya. Ada mahasiswa yang ketika itu bener-bener tidak paham, tapi malah takut mengajukan pertanyaan. Entah takut dibilang pertanyaannya tidak be...

Kerja Sambil Ngopi

Gambar
Supaya pembaca ga kecewa. Saya kasitau ya. Tulisan ini bukan berisi tips-tips menghasilkan milyaran rupiah dengan bekerja online di rumah sambil ngopi. Bukan ya.. Ini curhatan aja. Di Jakarta, kita sanggup menemukan cafe, restoran, dan coffee shop yang sanggup dijadikan daerah ‘hangout’ bersama teman-teman kerja untuk meeeting dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan pekerjaan. Enak sih diliatnya. Di gedung perkantoran juga biasanya selalu ada daerah ngopi, starbucks contohnya. Tapi sih saya jarang ke daerah menyerupai itu. Pernah ngerasain kopi nya, roti nya, itu juga lantaran ada temen yang beliin. Ah sudahlah, jadi malu. Mulai Ngopi Sejak Kuliah Di awal-awal kuliah, banyak sobat yang suka main ke kost. Kita biasa nongkrong dibawah jemuran kosan, tempatnya memang strategis, tersembunyi, cuma ada jalan setapak untuk orang kemudian lalang. Untuk semester 1 dan 2, saya memang hampir ga punya temen satu jurusan di kampus. Rata-rata sobat saya berasal dari jurusan Perikanan dan...

Karena Setiap Pengetahuan Itu Ada Harganya

Gambar
Tulisan ini aku terbitkan 2 tahun kemudian (2016), dan dikala aku baca-baca ulang. Kok rasanya kurang berkualitas. *ehh.  Memang aneka macam goresan pena di blog ini yang isinya ngasal, aku juga tidak begitu memikirkannya. Agar nanti dikala ‘gabut’ tetap ada yang bisa aku kerjakan. Tahun 2017, dunia tengah mengajarkan aku bahwa untuk berguru sesuatu itu tidak harus ada ‘guru’ ibarat di sekolah. Tidak harus ada meja dan papan tulis ibarat di perkuliahan. Katanya: “apa yang ada di slide/materi kuliah itu bisa dengan ‘mudah’ di dapatkan di internet” Tepat sekali. tahun kemudian keputusan aku matang menjadi ‘calon sarjana gagal’. Saya tidak melanjutkan jadwal ekstensi di salah satu universitas swasta di Jakarta. Belajar Tidak Harus di Sekolah/Kampus Contohnya, ketika SMA, disaat teman-teman sibuk mengerjakan PR matematika, fisika, biologi. Saya malah sibuk berguru komputer. Dari orang lain, guru (teman emak aku di sekolah). Kami mengatur jadwal semoga aku tiba ke rumah ia di malam hari...

10 Tips Wawancara Kerja Biar Diterima Di Perusahaan Yang Kau Idamkan

Gambar
Wawancara kerja merupakan satu proses yang harus dilalui seseorang sebelum dinyatakan diterima bekerja. Uniknya, (hampir) semua calon karyawan pernah gagal ketika wawancara kerja. Apalagi kalau wawancara tersebut yakni kali pertamanya. Apakah kau termasuk salah satunya? Keputusan diterima atau tidaknya seorang calon karyawan yakni hak prerogratif staf personalia, alasannya mereka yang tau softskill dan hardskill apa yang harus dimiliki karyawannya. Makanya tidak sedikit juga pelamar yang sudah punya skill mumpuni, tapi gagal sehabis wawancara. Berikut tips yang sanggup kau lakukan supaya sanggup lolos tahap wawancara kerja dan diterima di perusahan yang kau idamkan. Semangat!  Jujur saja, wawancara kerja itu membosankan. Repot, apalagi kalau kantornya jauh. Ditambah lagi kalau ternyata wawancara tersebut cuma formalitas, contohnya open recruitment gede-gedean yang kita harus ngantri seharian. Karena adakala ada tahapan masuk kerja yang hari testing + wawancarany...

Peluang Kerja Di Startup Bagi Freshgraduate

Gambar
Berawal dari diskusi saya dengan salah satu teman mengenai menentukan pekerjaan, "lebih yummy bekerja di startup, perusahan yang masih merintis, atau bekerja di corporate, perusahaan yang sudah mapan?" Diskusi tersebut masih berlanjut hingga sekarang.  Ketika lulus kuliah, beberapa teman memberikan biar saya mengirimkan lamaran di perusahaan-perusahaan yang ia kenal. Kebanyakan dari startup tersebut masih berskala nasional, dimana foundernya sendiri masih tergolong muda, beberapa dari mereka yaitu lulusan universitas luar negeri, bahkan ada juga dari universitas di Indonesia yang bahkan nama kampusnya sendiri pun saya tidak pernah dengar sebelumnya. Kedekatan info ini saya peroleh alasannya yaitu memang proses pelamaran ketika itu tidak menyerupai biasa ketika melamar via jobstreet atau situs lowongan kerja lainnya. Semua hanya bermula dari offering message di inbox Linkedin dan berlanjut melalui email. Bekerja di startup maupun di corporate, tidak ada yang salah. Tanpa...