Postingan

Menampilkan postingan dengan label Techno

Komentar Disqus

Gambar
Salah satu elemen penting dari dunia blogging yakni komentar. Ketika kita blogwalking , kadang hanya membaca, kadang juga meninggalkan komentar. Adalah penting bagi saya untuk membalas komentar dan sedapat mungkin tidak ada yang terlewatkan. Tombol reply pada komentar Blogger sangat membantu saya untuk tahu mana komentar yang sudah dibalas, mana yang belum. Karena, dikala tamu tiba ke rumah kita dan menandakan dirinya dengan santun, tentu kita berupaya menyediakan minum dan kudapan. Demikianlah kira-kira. Baca Juga: Blog List dan Blogwalking Tombol reply pada komentar Blogger mulai tidak berfungsi semenjak dinosaurus kenal dunia internet beberapa ahad yang lalu. Tentu ini mengesalkan. Karena: Kuatir ada komentar yang terlewat dibalas. Penampakannya menjadi kurang menarik lantaran saya merapel per lima komentar untuk dibalas sekaligus. Belum terpikirkan alasan ketiga. Beberapa cara untuk mengatasinya lantas muncul di pos-pos blog . Untuk mengatasinya say...

Blog List Dan Blogwalking

Gambar
Salah satu perbuatan yang harus dilakukan seorang blogger bila ingin trafik blog -nya meningkat, selama dirinya bukan Jennifer Lopez atau Indominus Rex, yaitu blogwalking . Andaikata blog kita sekelas Brightside yang kontennya sering digunakan sebagai tumpuan dari situs-situs hiburan tanah air, atau blog kita sekelas situs National Geographic , no need to blogwalking . Konten dua situs itu dengan sendirinya bakal menarik banyak pengunjung. Tapi jikalau konten blog seragam dengan konten blog lainnya, sedangkan jauh di dalam lubuh hati ada cita-cita trafik pengunjung meningkat, blogwalking berhukum fardhu'ain . Terutama, apabila urusan trafik ini dikaitkan dengan penghasilan  blog , urusannya lain lagi. Urusan lain itu berkaitan dengan mutu konten itu sendiri. Baca Juga: Plastik Berkualitas dari Tupperware Kemudian ada yang ngedumel: gua nge- blog bukan sebab pengen punya trafik tinggi! Are you sure? Kalau begitu, menyerupai yang pernah saya tulis di pos ...

Scootmatic

Gambar
Pada semula jadi * backsound bunyi alam, cuitan Twitter burung, air terjun, dan daun-daun oak yang terkibas angin* aku begitu iri melihat orang-orang mengendarai sepeda motor matic seperti Yamaha Nouvo. Saya yang waktu itu masih mengendarai Suzuki Bravo berpikir keras bagaimana cara kerja rem motor matic tersebut. Tepatnya, aku jadi mupeng kan melihat pemandangan menyerupai itu, motor matic melintas gesit dan anggun. Lebih iri lagi, sehabis lulus SMA, ketika aku melihat guru Sekolah Menengan Atas mengendarai Vespa Corsa warna merah. Itu guru laki-laki, kendarai Corsa! Lha saya? Bravo! Dududu. Dasar aku ini anak tidak tahu diuntung . Baca Juga : The Pause Pod Suatu kali aku melihat salah seorang pemilik toko di Kota Ende mengendarai motor matic mungiiiillll banget. Ternyata kata orang-orang itu motor matic listrik. Lengkaplah sudah penderitaan saya. Pada alhasil aku bisa kendarai motor matic yang dibeli sendiri dengan susah payah. Yamaha Mio Sporty keluaran perta...

The Ninox Flatlay Hammock

Gambar
Apa yang paling aku suka dari seorang Kiki Arubone ? Cewek cakep Sarjana Pendidikan yang pada hari wisudanya tahun kemudian justru terbang ke Jakarta? Apa ya ... hmm ... Actually, I like everything about her . Bila kalian berhadapan dengannya, jangan pernah menilai dirinya hanya dari perawakannya yang mungil, alasannya ialah kalian bakal terkecoh! Cewek tangguh ini ialah founder FLOPALA (Mapala-nya Universitas Flores). FLOPALA itu abreviasi dari Flores Pecinta Alam. Dia sudah menaklukkan banyak gunung di Pulau Flores; bila di luar Pulau Flores aku harus bertanya lagi pada cewek yang dijuluki Edelweiss Flopala ini. Tapi dari semua hal perihal Kiki, aku sangat suka foto-foto perjalannya, terutama bila ia lagi asyik di atas hammock . Seperti pada foto di awal pos ini! Tuuuh kaaan ia sukses bikin aku terkapar iri. Hiks. Baca Juga : Freestate, Sepatu Idaman Traveler Kami, aku dan Kiki, sama-sama suka jalan. Sama-sama suka #KakiKereta. Tapi ia jalannya lebih keren alasannya i...

Mostheme From Indra Bagus

Gambar
Hari Sabtu kemarin, ternyata sehabis Hari Jum'at, dan ternyata sebelum Hari Minggu. *dikeplak berjamaah* Baca Juga : Freestate, Sepatu Idaman Traveler Seriusnya, Hari Sabtu kemarin aku dihubungi seorang blogger wanita anggun multi bakat berjulukan Ajeng . Lebih dikenal Ajengveran. Multi bakat alasannya yakni sebagai seorang blogger dia tentu ahli menulis, beliau juga seorang travel blogger , beliau bisa main alat musik macam gitar dan piano (atau orgen?) apalah namanya itu, dan bisa bernyanyi dengan sangat baik. Kalian sudah subscribe channel Youtube si Ajeng ? Kalau belum, buruan subscribe ! Jangan lupa untuk juga men- subscribe Himawan Sant , yess . Apa pasal Ajeng menghubungi aku via WA (chat only!) itu? Ceritanya Ajeng memperlihatkan pertolongan Iwan Indra Bagus buat masang tema di blog saya. Temanya: Most Theme yang penampakannya bisa kalian lihat di awal pos. Wah, mau lah saya! Tidak hingga 350 tahun kayak Indonesia dijajah Belanda, Indra membal...

Freestate, Sepatu Idaman Traveler

Gambar
Gambar ini dan gambar lainnya diambil dari sini . Sol sol do mi la la si laaaaa *mata merem ngetes bunyi cempreng* Nyanyi dulu yuk lagu Sepatu dari Tulus . Udah. Hah? Kok cepat? Karena jikalau disuruh nyanyi aku dapat melantunkan dua album berturut-turut tanpa jeda. Sebaiknya kita akhiri urusan nyanyi hingga di sini sebelum kuping kalian tumbuh jamur tiram gara-gara bunyi saya. Baca Juga : Backpacks Impian Zaman dulu sepatu hanya boleh digunakan oleh raja-raja dan/atau bangsawan. Sepatu mengatakan kasta atau kelas dari si pemakai. Terimakasih untuk perkembangan zaman serta penyamarataan hak-hak terutama hak asasi manusia, sehingga sepatu bukan lagi barang glamor yang hanya boleh digunakan oleh tuanku yang terhormat. Sepatu boleh digunakan oleh siapa saja. Bahkan bayi-bayi imut pun niscaya pakai sepatu. Sepatu rajut si bayi itu kece angin kencang tralala apalagi yang berwarna kuning . Bagi kita yang hidup di zaman canggih ini, sepatu sudah menjadi benda wajib,...

Backpacks Impian

Gambar
Backpack, backpack, packpack . Saya memang serakah. Sudah punya banyak backpack tapi masih suka basuh mata di toko online terutama bab backpack / daypack /ransel dan sepatu. Menurut hikayat, mata aku bakal lebih segar dan sehat, bahkan angka silinder berkurang, hanya dengan melihat foto backpack dan sepatu. Kenyataannya, mata aku memang terhibur tapi perasaan tersakiti patah jadi dua gara-gara harus menahan segala godaan syaitan yang terkutuk . Jempol tak boleh berkehendak seenak perut mengklik tombol beli atau tombol masukkan ke keranjang. Perasaan ini lebih sakit dari pertanyaan: kapan kawin? A-ha! Baca Juga : Pen Printer Backpack sudah menjadi bab kehidupan saya, kalian, mereka. Setiap hari niscaya panggul backpack . Jangan harap kalian melihat aku membawa tas wanita kecuali pada hari aku tidak ingin mebebani pundak. Sebisa mungkin semua benda masuk ke jok sepeda motor, hehe. Macam-macam backpack berukuran sedang (bukan carrier ) yang kini memenuhi lemari tas te...

Memasak Jadi Lebih Gampang Dengan The Cooking M3

Gambar
Sudah usang saya tergila-gila pada kotak plastik entah itu Tupperware, Dus-dusan, atau kotak plastik tanpa merek. Fungsinya ialah untuk memilah materi kuliner mentah dan memaksimalkan ruang penyimpanan di dalam kulkas. Thanks God , kotak-kotak plastik ini memudahkan saya mengorganisir sajian harian di rumah; apa saja yang bakal dimasak selama empat hingga lima hari ke depan. Tentu harus mendahulukan memasak ikan mentah dan ayam, misalnya, disusul tahu-tempe dan telur, serta yang terakhir nugget dan sosis. Dalam seminggu varian makan kami ibarat itu urutannya. Kadang-kadang kalau malas masak, barulah membeli lauk di Amazy atau di Warung Damai. Baca Juga : #KepoBuku, Cara Lain Nge-review Buku Lauk? Iya, alasannya nasinya dimasak sendiri di magicjar dengan jangka waktu 30 (tiga puluh) menit. Kakak Pacar ialah orang yang paling malas makan nasi hasil dimasak pakai magicjar . Katanya, nasi yang dimasak di tungku atau di kompor jauh lebih yummy dan gurih. Yah, mau bagaimana l...